Tampilkan postingan dengan label Ikhlas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ikhlas. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 September 2012

Sikap Sabar Dapat Membawa Keberuntungan Dalam Kehidupan

Assalamu'alaikum Akang dan Neng pembaca yang dimuliakan oleh Allah SWT. Mudah-mudahan anda selalu berada dalam lindungan Allah SWT, serta diberikan Rahmat dan hidayah-Nya.

Hari ini saya ingin berbagi sebuah pengalaman tentang bersikap sabar dalam kehidupan sehari-hari. Sejujurnya saya adalah seorang yang sangat tidak sabar. Seringkali saya melakukan tindakan yang emosional, tidak terkontrol dan tidak terarah. Dan akibatnya saya sering mengalami respon negatif dari apapun. Baik itu dari orang tua saya, teman saya, bahkan orang lain. Saya merasa saya ingin selalu didahulukan daripada orang lain, maka dari itu cara apapun saya tempuh untuk mendapatkan apa yang saya inginkan. Yah memang bukan mencuri atau membunuh orang ya, amit-amit saya harus melakukan tindakan itu. Biasanya jika saya ingin memiliki barang tertentu saya berbohong pada orang tua saya agar bisa mendapatkannya. Atau ketika saya mengendarai motor saya, tiba-tiba ada orang yang banyak gaya, saya selalu marah dan emosi, padahal kalau saya perhatikan saya sama dengan dia. Kejadian itu sudah berlangsung lama, hingga suatu saat saya mulai berfikir akan dampak positif dan dampak negatifnya.

Semakin cepat seseorang emosi dan tidak bisa menahan kesabarannya, maka semakin dekat dia dengan hal-hal buruk. Contohnya saja emosi, orang yang cepat emosi akan cenderung dekat dengan sakit. Misalkan darah tinggi, serangan jantung, dll. Nah itu sungguh sangat merugikan bukan?

Tentunya kita tidak mau mengalami hal itu. Maka dari itu saya mulai berubah sedikit demi sedikit. Saya tanamkan sikap sabar dalam kehidupan saya sehari-hari. Dan saya mulai merasakan efek positif yang saya dapatkan. Saya menjadi orang yang lebih tenang, perasaan saya selalu diliputi ketentraman. Tidak ada lagi emosi, buruk sangka, iri hati dan dengki. Sungguh sebuah perasaan nikmat yang begitu besar yang dikaruniakan oleh Allah SWT.

Manfaat dari bersikap sabar adalah :

  • Dijauhkan dari segala macam bentuk permasalahan yang terjadi antar individu maupun kelompuk.
  • Munculnya sikap tenggang rasa dan saling berbagi antar sesama manusia.
  • Diberikan kesehatan yang lebih panjang daripada orang yang tidak bisa sabar.
  • Pintu rezeki dimudahkan jika dia mau berusaha meraihnya.
  • Mendapat kasih sayang dari Allah SWT.
  • dan masih banyak lagi dampak positif yang bisa anda petik.
Nah untuk memulai proses perubahan dalam diri kita untuk menjadi penyabar adalah dengan niat yang kuat dan tekad yang kokoh untuk memperbaiki hidup. Setelah itu awalai dengan berwudhu terlebih dahulu, dan cobalah untuk menjaga wudhu kita supaya tidak batal, apabila wudhu kita batal segera ambil air wudhu lagi. Begitu seterusnya, ini dimaksudkan agar kita selalu merasa bahwa kita sedang dalam keadaan suci dan tidak boleh terkena atau melakukan tindakan yang bisa membatalkan wudhu Setelah berwudhu maka kita mulai niatkan untuk melakukan ibadah shalat tepat pada waktunya. Jika kombinasi wudhu dan shalat sudah terjalin maka niscaya proses perubahan anda akan lebih cepat. Setelah kedua hal utama itu terjadi, maka kita tinggal memberikan sentuhan akhir pada usaha perubahan kita. Apa itu? Jawabannya adalah tafakur, ini hal yang paling penting yang harus dilakukan. Tafakur memberikan jawaban yang dicari manusia ketika hidup di dunia. Tafakur memberikan keleluasaan manusia untuk lebih mendalami apa yang ingin mereka dalami. Hal yang terpenting adalah kina mentafakuri diri kita sendiri. Dari mana asal kita, bagaimana status kita dimata Allah, apa yang harus kita lakukan.

Jika proses terakhir itu terjadi maka sudah pasti akan timbul dampak positif yaitu, rasa sombong, angkuh, takabur, akan hilang dengan sendirinya. Tingkat emosional kita menjadi rendah, menjadi pribadi yang tidak cepat tersinggung. Akan senantiasa menghormati orang lain. Maka Insya Allah dengan izin-Nya sikap sabar akan terbentuk dalam diri kita, dan kita hanya tinggal menjalani hidup dengan ketenangan yang luar biasa nikmatnya.

"Sesungguhnya Allah sangat mencintai orang yang sabar dan berserah diri"

Semoga artikel yang saya tulis menjadi manfaat yang besar bagi kita semua, Amiin. Sampai jumpa di postingan saya selanjutnya.

Rabu, 26 September 2012

Jujur Mendatangkan Berkah

Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Akang dan Neng pembaca yang budiman. Seringkali kita menemukan orang yang tidak jujur, dan itu terjadi di kehidupan kita. Saat kita sedang jajan di warung, tiba-tiba ada seseorang yang kita tahu berbohong pada pemilik warung yang mengaku mengambil jajanan sedikit padahal banyak. Atau kita tahu pemilik warung memberikan kembalian yang lebih daripada yang seharusnya, dan orang tersebut tahu dan malah diam saja dan langsung mengambilnya. Itu adalah kejadian yang lumrah di zaman sekarang. Tingkat kejujuran manusia bisa diukur dan tidak ada yang setebal tembok rumah kita. Zaman sekarang orang yang jujur sangat jarang ditemukan.

Padahal sikap jujur adalah sikap yang harus ditanamkan dan dikembangkan serta dipelihara sejak kita masih kecil sampai akhir nafas kita berhembus. Karena dengan berlaku jujur, kita akan semakin dekat dengan pintu rahmat, serta Allah senantiasa membukakan pintu rezeki kepada mereka orang-orang yang jujur. Selain itu dengan kejujuran maka kita akan semakin mudah mendapatkan kepercayaan dari orang lain. Bayangkan saja jika anda harus hidup sendiri tanpa orang lain, tentunya anda akan sangat sulit menjalani kehidupan ini. Manusia adalah mahluk sosial dan tidak bisa berdiri sendiri tanpa orang lain sebagai bagian dari proses timbal balik.

Namun dengan kejujuran, maka anda membuka pintu kepercayaan orang banyak kepada anda, sehingga anda tidak lagi sendiri. Banyak relasi yang percaya kepada anda, banyak orang yang terkesan kepada anda, dan banyak lagi manfaat positif dari sikap jujur. Lalu setelah anda memiliki banyak kepercayaan orang, apakah anda akan kesulitan mendapatkan apapun yang anda inginkan?

Jawabannya tentu saja tidak, anda akan semakin mudah mendapatkan apa yang anda harapkan. Karena jika anda bersikap baik kepada seseorang dan orang tersebut berbalik menghormati anda tentu saja mereka akan mau membantu kesulitan anda sampai anda berhasil. Jadi intinya sikap jujur itu mendatangkan berkah yang sangat melimpah. Selain dari orang-orang di sekeliling kita, Allah pun sangat menyukai orang-orang yang jujur dan amanah.

Maka mari kita sama-sama niatkan dari hati kita untuk mulai bersikap jujur. Dan rasakanlah nikmat yang tak terhingga dari Allah SWT sebagai balasan atas kejujuran anda.

Hidup tenteram tanpa ada orang yang mencurigai anda, kepercayaan bertambah kepada anda.
Semoga artikel ini bisa memberikan arti untuk anda, dan saya selaku penulisnya. Mari mencoba.

Selasa, 25 September 2012

Shalat Adalah Benteng Utama Pelindung Diri

Selamat siang, hari ini Aki Metal mau nulis soal Shalat. Jadi sebelum baca postingan ini buat yg belum shalat, mending shalat dulu. Sering kali kita menemukan orang yang selalu sibuk dengan aktifitasnya. Dan mereka jarang sekali mengingat kewajiban mereka sebagai manusia. Contohnya sebuah perusahaan tiba-tiba bangkrut karena mereka selalu melupakan kewajiban mereka. Meski mereka mengetahui waktu shalat sudah tiba, mereka terus saja melanjutkan pekerjaan mereka. Nah tentu saja Allah SWT memberikan hukuman bagi mereka dengan berbagai cobaan dan kegagalan. maka dari itu agar kita terhindar dari berbagai kesulitan tersebut maka kita harus membentengi diri kita dengan melaksanakan shalat lima waktu. Maka Allah SWT akan senantiasa memelihara kehidupannya dari segala macam godaan dan cobaan. Oleh karena itu mulailah dari hari ini kita niatkan dari hari yg paling dalam untuk selalu melaksanakan ibadah shalat. Hanya 30 menit dari 24 jam waktu kita hidup. Tentu tidak ada ruginya bukan? Sesungguhnya Islam adalah agama yg sangat mudah untuk dijalani. Semoga artikel singkat ini bermanfaat bagi anda. Sampai jumpa di postingan saya berikutnya.

Jumat, 21 September 2012

Merenungi Alam dan Isinya


Assalamu'alaikum Wr.Wb.

Selamat malam Akang dan Neng yang berbahagia. Malam hari ini saya ingin menulis sebuah artikel mengenai "Merenungi Alam dan Isinya". Maaf bukannya so' berdakwah nih, tapi saya hanya ingin membaginya dengan anda sekalian. Kita semua sebagai umat manusia, adalah mahluk yang diciptakan secara sempurna oleh Allah SWT. Kenapa saya berani mengatakan seperti itu, saya membandingkan dengan mahluk hidup lainnya dibumi ini. Semua memiliki keistimewaan tersendiri, namun manusia adalah mahluk Allah SWT yang tergolong mahluk yang beruntung. Bagaimana tidak, manusia diberikan oleh Allah SWT wujud yang rupawan, diberikan akal, diberikan kemampuan untuk mempelajari hal baru. Diberikan keinginan, dan hasrat, sama seperti mahluk lain. Manusia adalah mahluk yang bisa dikatakan sempurna jika dibandingkan dengan mahluk duniawi lainnya.

Jika kita melihat keadaan manusia di zaman sekarang, mereka hanya hidup untuk memenuhi keinginan dan kebutuhan mereka. Tanpa pernah mereka memikirkan keadaan di sekitar mereka. Alam contohnya, alam dalam kajian biologis adalah sebuah tempat dimana mahluk hidup tinggal dan beradaptasi. Secara kajian ilmu keagamaan alam adalah sebuah tempat dimana sebuah kehidupan tercipta. Terdapat kesamaan dalam kedua argumen tersebut. Yang berbeda hanyalah konteks kalimatnya saja. Lalu maksudnya bagaimana? Nah maksudnya adalah seringkali kita melupakan keadaan sebenarnya untuk apa manusia hidup di dunia ini. Di dunia ini bukan hanya ada umat manusia, melainkan ada mahluk lain yakni binatang, tumbuhan, dan hal alamiah yaitu gunung, laut, sungai, awan, langit, dsb. Nah kebanyakan dari manusia zaman sekarang adalah manusia yang sombong, kenapa saya katakan sombong? Karena manusia yang sering kita perhatikan sekarang adalah manusia yang sombong, angkuh, dan takabur. Tidak pandai memanfaatkan apa yang telah diberikan oleh Allah SWT kepada mereka.

Manusia merambah hutan, dan menjadikannya sebagai pemukiman, lalu setelah pemukiman dibentuk tempat bisnis kecil-kecilan untuk mendukung proses kehidupan pemukiman tersebut. Setelah berjalan bisnis, dibutuhkan koneksi yang besar untuk mensukseskan proses hidup mereka, maka dibuat usaha besar-besaran, membangun gedung bertingkat sebagai tempat bisnis mereka. Masih belum puas juga untuk meningkatkan kualitas hidup mereka mereka membangun tempat perkantoran sehingga tercipta proses pekerjaan. Mereka melakukan hal tersebut tanpa memikirkan aspek natural dari alam raya ini. Mereka terus mengeksplorasi kekayaan alam, tanpa mau memeliharanya. Mereka menguras minyak, mereka merambah hutan, bahkan sampai ke perbukitan dan bahakan sudah sampai ke pegunungan. Akibatnya tanah yang seharusnya terpelihara kekuatannya menjadi lemah karena ketidak seimbangan natural yang terjadi. Mulailah turun bencana, lalu siapa yang disalahkan?

Terkadang kita harus merenungi segala sesuatu ciptaan Allah SWT. Siapa yang bisa membuat gunung begitu menjulang? Siapa yang menciptakan matahari? Dan siapa yang menciptakan manusia? Bebrbagai kalangan menyatakan beberapa argumen mengenai pertanyaan tersebut. Ada kelompok yang materialis, yaitu kelompok manusia yang hanya mempercayai sesuatu hanya jika ada materi atau bahan atau bisa disebut juga proses awal terjadi. Ada juga kelompok masyarakat yang tidak mempercayai apapun. Mereka hanya tunduk pada sesuatu yang menurut mereka masuk akal saja. Dan adapula kelompok yang benar-benar mengimani ajaran agama mengenai proses terjadinya kehidupan.

Darwin dalam teorinya yang kita kenal dengan "Teory Darwin" menyatakan bahwa sesungguhnya manusia itu berasal dari sejenis primata atau kera. Dilihat dari kemiripan pola hidup, bentuk tubuh, dan prilaku memang terdapat banyak kesamaan. Namun Darwin melupakan sebuah pertanyaan alami yang akan dilontarkan orang. Jika manusia berasal dari kera, maka kera berasal dari mana? Dan siapa pula yang menciptakan kera tersebut? Ada juga teory yang mengatakan bahwa planet terbentuk dari ledakan besar yang kemudian membeku dan menjadi planet, dan muncul pertanyaan alami lainnya. Jika Planet berasal dari ledakan, apa yang meledak? Kenapa meledak? Siapa yang menciptakan objek pertama sebelum meledak?

Pertanyaan itu sulit terjawab oleh kita, karena keterbatasan pola pikir kita. Maka dari itu kita harus merenungi. Kita dalami segala sesuatu yang berada disekitar kita. Dimulai dari kehidupan kita sehari-hari. Yang sering kita lihat adalah gunung. Gunung adalah bentuk nyata kehebatan Allah SWT. Siapakah manusia yang bisa membuat  sebuah gunung? dan berapa lama mereka haru menghabisakan waktu untuk mebuat sebuah gunung? Betapa Allah Maha Perkasa, selain itu laut, mengapa air laut tidak pernah habis? dan tidak pernah bertambah? dan siapa yang menanam ikan dilaut? sehingga kita bisa menangkap dan memakan ikan tersebut? Renungi apapun ciptaan Allah SWT, lalu renungi apa manfaat yang bisa kita mabil dari semua mahakarya Allah SWT yang tiada tandingannya itu? Kita bisa mndirikan tempat tinggal, kita bisa mengambil makanan, kita bisa bertahan hidup. Lalu jika Allah memang sehebat itu, apalah artinya kita sebagai salah satu mahluk ciptaan-Nya? Kita hanyalah titik kecil, yang tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan Allah. Lalu masih pantaskah kita menyombongkan diri? Masih pantaskah kita menjadi manusia yang selalu merasa hebat? Sadarlah hakekat kita berada di dunia ini hanyalah mencari keridhoan Allah, sehingga Allah berkenan mengizinkan kita untuk menempati syurga yang terindah. Hanya dengan kerendahan dan kesucian hati dan ketaatan yang dibalut oleh keimanan dan ketaqwaan lah yang mampu mengantar kita menjadi manusia yang sempurna.

Hikmah yang dapat dipetik dari artikel ini adalah, kita sebagai manusia janganlah selalu bersombong diri.

Merenung, Cara Mudah Menjadi Manusia Yang Baik


Hai, Akang dan Neng pembaca, hari ini kita sedikit lebih merenung OK.

Saya adalah orang yang sangat suka sekali berbagi apa yang saya miliki, dan saya juga ingin sekali Akang dan Neng berbagi tentang apa yang kalian ketahui. Hari ini saya ingin berbagi pengalaman, bagaimana caranya menjadi manusia yang baik.

Kita semua manusia adalah keturunan Nabi Adam AS, yaitu manusia pertama yang diciptakan oleh Allah SWT. Hidup di dunia ini bisa dikatakan sulit apabila kita mempersulit hidup kita. Dan hidup kita akan terasa mudah jika kita membuat nya menjadi mudah. Pernahkah kita menyadari siapa kita sebenarnya? Jarang sekali orang menyadari siapa kita sebenarnya. Padahal itu adalah gerbang menuju ketenangan hidup kita.

Saya dulu sempat belajar tapi saya lupa dari siapa, tapi terima kasih pada orang telah mengajari saya hal ini. Jadi menurut beliau itu seperti ini. Saat kita lahir ke dunia ini, selain di berikan kehidupan, manusia juga memiliki 5 pertanyaan yang harus di jawab selama hidup mereka. Baik kita akan pelajari satu persatu.

Siapakah Kita?
Pertanyaan ini selalu berulang di pikiran saya, dan saya sangat sulit menjawab pertanyaan ini. Namun pada suatu malam ketika saya sedang mengendarai motor saya, saya tiba-tiba melihat ke langit malam hari. Lalu saya berhenti, di langit saya melihat bulan, saya melihat bintang, lalu saya menatap sekeliling saya, saya melihat gunung yang sangat besar, pohon-pohon yang tumbuh, merasakan angin yang berhembus. Lalu saya mulai berfikir diantara semua itu, siapakah saya? Lalu saya mulai merasa selama ini saya begitu sombong, takabur, saya hanyalah seorang manusia dan bukan apa-apa. Kemudian saya ingat semua yang diajarkan seseorang kepada saya, sayangnya saya lupa itu siapa. Saya ingat 5 pertanyaan yang harus saya jawab ketika hidup. Pertanyaan pertama sama seperti apa yang ada di benak saya waktu itu. Siapakah saya? Saya hanya manusia yang jauh dari kesempurnaan, prilaku saya hampir sama seperti binatang dengan semua nafsu saya. Saya hanya manusia yang lupa akan Kasih sayang Allah SWT yang sampai hari ini masih memberikan saya kehidupan. Dan selalu menyayangi saya dengan memberikan saya petunjuk agar kembali ke arah yang benar. Dari itu saya mulai berfikir, saya bukan apa-apa melainkan hanya mahluk bodoh yang tidak sadar akan kasih sayang-Nya.
Dari Manakah Kita?

Saat saya merenungi diri saya, saya mulai teringat pada pertanyaan kedua, dari mana asal kita? Manusia hanyalah segumpal tanah, yang kemudian diberikan darah dan daging dan diberikan nyawa sehingga bisa hidup. Jika kita tidak demikian kita tidak akan mungkin bisa hidup seperti saat ini. Kita sering kali berfikir tanah itu kotor. Sedangkan kita tidak menyadari kita juga berasal dari tanah dan akan kembali menjadi tanah. Jadi apabila saat ini masih ada orang yang merasa hebat, alangkah bodohnya dia, dan kita semua doakan agar dia cepat diberikan hidayah untuk mengenali diri sendiri.
Sedang Apa Kita?

Pertanyaan ini sampai membuat saya menangis dan membuat saya memahami arti hidup saya di dunia ini. Ya tentu saja muncul pertanyaan ini, sedang apa kita di dunia ini? Jawaban saya adalah kita hidup di dunia ini untuk melakukan segala macam bentuk kebaikan, untuk bekal kita selama hidup di dunia. Kita harus beribadah, beramal saleh, dan melakukan kebaikan lainnya. Menjauhi segala bentuk kegiatan yang dilarang oleh Allah SWT.
Apa yang Sudah Kita Punya?

Pertanyaan ke empat ini adalah pertanyaan yang sangat membuat saya ketakutan. Saya merasa saya belum memiliki apa-apa. Dan saya sudah menyia-nyiakan hidup saya karena tidak mencari bekal untuk saya kembali. KIta di dunia ini hanya sementara. Dan suatu saat kita akan kembali ke asal kita. Dan untuk kembali ke sana kita memerlukan bekal. Tanpa bekal amal saleh, dan ibadah kita selama hidup, tentu saja kita tidak akan bisa sampai kembali ke tempat kita seharusnya.
Akan Kemana Kita?

Inilah pertanyaan terakhir yang membuat saya semakin menyadarkan saya. Setiap manusia pasti kembali ke khadirat Illahi Robbi. Sudah pasti, dan tidak mungkin lagi manusia bisa menolak apalagi melawan. Setiap manusia akan kembali dan mempertanggung jawabkan kehidupan mereka selama di dunia. Maut tidak akan dapat dihindari, tidak akan dapat ditunda. Jika sudah waktunya ajal datang maka manusia tidak akan bisa mengelak. Jadi berhentilah menyia-nyiakan hidup kita dengan melakukan tindakan yang tidak boleh kita lakukan. Mulai hari ini juga kita sama-sama niatkan dan jalankan bahwa kita hidup itu hanya sementara dan selama hidup kita kita harus melakukan hal baik, agar kita memiliki bekal untuk kembali ke tempat yang lebih tinggi.

Semua pertanyaan di atas selalu saya ulangi setiap hari, agar saya tidak berhenti menjadi manusia yang sadar diri, dan menjadi manusia yang selalu taat pada perintah Allah SWT.

Semoga artikel ini bermanfaat.

Keep Reading, Start Action.

Pergaulan Bebas, Dan Cara Menanggapinya

Apa kabar Akang dan Neng?

Agak sedikit berdakwah nih, hehehe (kayak khotib aja). Kali ini saya akan membahas tentang Pergaulan Bebas di Kalangan Remaja. Kenapa tema hari ini adalah itu? karena makin hari saya makin sedih melihat kondisi di negeri tercinta ini. Saya perhatikan di tiap daerah selalu sama, kenapa itu harus terjadi? Sejujurnya dulu saya adalah seorang pemakai narkoba, minuman keras, dan sex bebas. Itu terjadi saat saya masih labil. Namun pada saat ini saya sadar itu adalah tindakan paling bodoh yang saya lakukan. Jangan sampai Akang dan Neng mengalami masa yang kelam seperti saya. Zaman sekarang ketika kita tidak minum minuman keras itu dibilang tidak keren. Siapa yang tidak memakai narkoba itu tidak garang. Dan siapa yang tidak melakukan sex bebas itu ketinggalan zaman. Saya klarifikasi pendapat itu salah besar. Lalu kenapa Akang dan Neng harus percaya pada saya? karena saya pernah melakukan itu semua. Dan tidak ada manfaat apapun yang saya dapatkan, selain kerugian dan penyesalan akan dosa yang selalu menghantui saya setiap saya menghirup nafas. 

Saat ini saya ketakutan karena semua perbuatan saya di masa lalu. Dan itu mencambuk saya supaya saya berubah dan selalu mengingatkan orang untuk segera berhenti melakukan tindakan bodoh tersebut, dan menjaga semua orang agar tidak terjerumus ke dalam dunia kelam itu.

Percayalah anda hanya akan menyiksa diri anda dengan melakukan tindakan itu. Jadi mulai detik ini juga niatkan dalam hati anda, untuk membentengi diri anda dari semua hal negatif. Hiduplah untuk menjadi manusia yang tenang dan bahagia di dunia dan akhirat. Saya adalah seorang muslim yang terbilang taat dan tidak patuh, namun saya sering menyadari bahwa agama saya selalu mengarahkan ke jalan yang baik. Tidak ada ruginya memeluk agama Islam. Karena menurut saya, larangannya tidak berat, dan itu masuk akal, perintahnya juga tidak sulit. Kita lakukan apa yang mampu kita lakukan. Hanya beberapa menit dari 24 jam waktu kita untuk shalat, hanya beberapa menit dari 24 jam waktu kita untuk membaca dan memahami Al-Qur'an. Dan saya berani menjamin hidup anda tidak akan menjadi gelisah. Anda akan hidup lebih tenang, tidak ada ketakutan melainkan ketakutan untuk melakukan dosa.

Jadi kenali diri anda di dunia ini. Kita semua hanya titik kecil di hadapan Allah SWT. Mulailah dedikasikan hidup kita untuk menjalankan perintah-Nya, menjauhi larangan-Nya, dan lewati hidup kita dengan keikhlasan. 

Keep reading, Start action.

Khasiat Berwudhu

Selamat siang Akang dan Neng yang selalu setia membaca postingan Saya.

Hari ini saya akan menulis artikel yang tadi sudah saya baca, dan saya akan menulis kembali untuk anda.

Ini Mengenai Wudhu/Wudlu yah apapun namanya itu karena ada sebagian orang yang menamakan Wudhu, dan adapula yang menyebutnya Wudlu. Namun pada intinya kegiatannya sama. Yang jelas itu adalah kegiatan pertama yang dilakukan orang Muslim sebelum beribadah. Wudhu/Wudlu yang sering dikatakan orang, itu berfungsi untuk membersihkan sebagian anggota badan yang bisa dikatakan sangat cepat dihinggapi kotoran. Bagian tubuh yang kita bersihkan ketika Wudhu/Wudlu adalah Tangan, Mulut, Hidung, Wajah, Ubun-ubun, Telinga, serta Kaki. Tahukah anda bahwa sebenarnya, selain Wudhu/Wudlu itu bisa membersihkan anggota badan yang tadi disebutkan, ternyata Wudhu/Wudlu juga mempunyai khasiat tersendiri.
Yaitu mencegah masuknya bibit penyaki (Kuman). Sehingga dengan Wudhu/Wudlu kita menjadi lebih tahan terhadap penyakit.

Bagaimana bisa Wudhu/Wudlu menangkal bibit penyakit?

Menurut Dr. Magomedov, asisten lembaga General Hygiene and Ecology di Daghestan State Medical Academymenjelaskan bahwa Wudhu/Wudlu bisa menstimulasi irama tubuh secara alami.

Stimulasi atau rangsangan ini muncul pada seluruh tubuh, khususnya pada area yang disebut "Biological Active Spots" (BASes). Artinya adalah titik aktif biologi. Berdasarkan riset lanjutan ternyata konsep ini hampir mirip dengan konsep refleksologi Cina. Dan menurut beliau, untuk menguasai konsep refleksologi Cina mungkin membutuhkan waktu 15-20 tahun, sedangkan untuk praktik Wudhu/Wudlu hanya membutuhkan beberapa menit saja.

Menurut para ahli yang menguasai teori refleksologi Cina, Wudhu/Wudlu membasuh setidaknya 61 dari 65 titik refleksologi Cina. Wow hanya tersisa 4 titik dari keseluruhan. Dan bagian yang tidak tersentuh itu terletak diantara Tumit dan Lutut, yang pada area ini tidak terlalu diwajibkan dibasuh Wudhu/Wudlu namun boleh saja dilakukan. 

Sistem metabolisme tubuh manusia terhubung dengan jutaan syaraf yang tersebar di seluruh tubuh dan ujungnya menyebar di sepanjang kulit. Sehingga kulit menjadi tahapan awal untuk manusia dalam mengalami berbagai hal. Jika Manusia sakit, maka itu disebabkan karena ada virus yang masuk melalui kulit ataupunorgan lainnya. Dan Wudhu/Wudlu menangkal itu dengan menggunakan metode penyembuhan dengan media Air. Seperti kita ketahui Air merupaka salah satu elemen yang bisa dikatakan elemen yang murni. Karena air merupakan sebuah elemen yang tak hanya bersih, namun air juga dapat membersihkan, dan sifat dari air ini adalah fleksible. Bahkan menurut peneitian 80% dari tubuh manusia adalah cairan. 

Nah guyuran air Wudhu/Wudlu dalam konsep pengobatan modern disebut dengan hidromassage yang artinya pijatan dengan elemen air sebagai media penyembuhan. 

Membasuh area wajah, ternyata memberikan efek yang sangat positif bagi usus, ginjal, dan sistem saraf, maupun sistem reproduksi.

Membasuh kaki kiri berefek positif pada kelenjar pituitari.

Ditelinga kita juga terdapat ratusan titik biologis, fungsi globalnya menurunkan tekanan darah dan mengurangi rasa sakit.

Dari sudut pandang pengibatan medis. Mokhtar Salem pada bukunya "Prayers : A Sport for The Body and Soul" menjelaskan, Wudhu/Wudlu bisa mencegah kanker kulit.

Kanker kulit sendiri terjadi karena melekatnya bahan atau unsur-unsur kimia yang menempel dan terserap ke dalam tubuh melalui kulit. Nah Wudhu/Wudlu adalah salah satu cara yang efektif untuk mencegah resiko ini terjadi. Dengan melakukan Wudhu/Wudlu lima kali sehari sesuai jadwal Shalat lima waktu, itu bisa menjadi antisipasi yang baik. Selain membersihkan kulit, ternyata Wudhu/Wudlu juga meremajakan sel-sel kulit wajah sehingga membantu mencegah munculnya keriput. Selain itu Wudhu/Wudlu juga meremajakan selaput lendir menjadi gugus depan pertahanan tubuh. Peremajaan memang penting karena lendir itu akan membawa benda asing dan langsung mengarahkan pada dua buah senjata alami yang dimiliki oleh manusia. Yakni Limfosit T (Sel T) dan Limfosit B (Sel B). Keduanya berada pada jaringan limfoid dan sistem getah bening, dan berfungsi menghancurkan kuman yang hendak menyerang tubuh. Jika bagian ini terganggu maka manusia akan lebih rentan terserang virus. Virus HIV adalah salah satu virus yang menyerang sistem pertahanan tubuh manusia. Dan ini dibuktikan oleh fakta yang terjadi, orang yang terkena virus HIV akan lebih mudah terserang penyakit.

Nah dengan Wudhu/Wudlu kita secara tidak langsung meremajakan sel pertahanan tubuh manusia yang tadi. Sehingga tubuh kita menjadi kuat. 

Kemudian pada saat Wudhu/Wudlu disunnahkan menghirup air kedalam hidung lalu mengeluarkannya, ini bisa menjadi penangkal efektif bagi "ISPA" (infeksi saluran pernafasan Akut), TBC, Kanker Nasofaring dini.

Seorang muslim diwajibkan untuk mengambil air Wudhu/Wudlu ketika mereka selesai berhadast, hendak membaca Al-Quran, sehabis mengantar jenazah, ataupun ketika mengantuk.

Selain fungsi fisiologis, Wudhu/Wudlu juga mempunyai fungsi emosional. Yaitu mengendalikan emosi seseorang. Jadi ketika sedang emosi, Wudhu/Wudlu menjadi jalan terbaik untuk meredakannya. Maka fikirannya menjadi dingin dan hati menjadi tentram.

Nah memang Allah SWT adalah Dzat yang maha pengasih dan pemurah. Allah SWT tidak semata-mata memperintahkan sesuatu apabila tidak ada manfaatnya untuk manusia. Maka kewajiban kita sebagai manusia adalah jangan sampai kita menyia-nyiakan kasih sayang dari Allah SWT. Marilah kita bersama-sama menaati perintah Allah SWT dan menjauhi larangan-Nya.

Sesungguhnya Allah SWT sangat mencintai orang-orang yang membersihkan diri.

Artikel ini di kutip dan kemudian disunting dari artikel Garut News yang berjudul "Inilah, Kedahsyatan Wudlu".
Sumber : http://garutnews.com/?p=18061

Manfaat membaca Al-Qur'an

Al-Qur'an adalah kitab suci umat Muslim. Di setiap belahan dunia manapun, hanya terdapat satu jenis Al-Qur'an. Dan hanya terdapat satu versi Al-Qur'an. Untuk itu kita semua selaku umat muslim wajib mengakui dan meng-Imani Al-Qur'an sebagai salah satu kitab suci bagi umat muslim. Dan tak hanya untuk umat muslim saja, bahkan untuk umat yang non muslim saja Al-Qur'an bisa sangat berguna jika digunakan dengan benar.

Lalu apa saja manfaat membaca Al-Qur'an?

Tentu saja banyak sekali manfaat yang bisa kita raih dengan membaca Al-Qur'an diantaranya :

  • Ketenangan Hati, setelah kita membaca  Al-Qur'an hati kita menjadi tentram, tidak ada perasaan curiga, tidak ada rasa iri dan dengki, sehingga siapapun yang membaca  Al-Qur'an akan terbebas dari segala macam godaan.
  • Obat Lahir dan Bathin, seringkali kita menemukan di sebuah rumah, ketika ada orang yang sedang sakit, keluarga orang sakit tersebut mengadakan pengajian. Itu maksudnya bukan berarti membaca  Al-Qur'an adalah media penyembuhan. Sehingga setiap orang sakit harus dibacakan ayat suci  Al-Qur'an. Tapi membaca  Al-Qur'an dalam kegiatan tersebut adalah beribadah dan berdoa untuk kesembuhan, dan membaca  Al-Qur'an tersebut dilakukan dengan ikhlas karena Allah SWT.
  • Memperbaiki Panca Indra, dengan membaca  Al-Qur'an dengan ikhlas dan bersungguh-sungguh mengharap ridha dari Allah SWT, maka Allah membalas amalan tersebut tanpa terkecuali. Ayah saya dulunya mengalami penyakit pada mata, sehingga untuk membaca saja harus menggunakan kacamata. Namun Ibu saya selalu mengingatkan Ayah saya harus membaca  Al-Qur'an karena itu salah satu ibadah yang harus dilakukan oleh umat muslim. Dan Ayah saya menjalani kegiatan tersebut. Ayah saya membaca  Al-Qur'an setiap malam sehabis shalat magrib, tanpa ada keinginan apapun. Beliau menjalani dengan sungguh-sungguh. Lalu Allah memberikan rahmat dan kasih sayangnya, sekarang Ayah tidak membutuhkan kacamata lagi. Bahkan pandangannya semakin tajam.
  • Terhindar dari Masalah, kadang manusia mengalami kejadian yang tidak diinginkan oleh mereka. Namun dengan membaca  Al-Qur'an dengan ikhlas, maka Allah SWT memberikan pertolongan, dan senantiasa menjaganya dari mara bahaya.
Nah begitu banyak manfaat membaca Al-Qur'an. Saya hanya menuliskan beberapa yang sudah terbukti oleh diri saya sendiri. Selain itu masih banyak lagi yang mungkin sangat berguna bagi kita semua.

Ada sebuah ungkapan yang sering kita dengar pada saat para ulama, ustadz berdakwah, yaitu "Bacalah, walaupun hanya satu ayat". Itu bukti kasih sayang Allah SWT kepada seluruh umat manusia. Allah SWT memberikan pahala yang berlimpah kepada manusia walaupun mereka hanya membaca Al-Qur'an satu ayat saja. Apalagi kalau kita membacanya beberapa ayat, tentu pahala yang diberikan Allah akan semakin berlimpah pula. Betapa besar kebaikan dan kemurahan Allah SWT kepada umatnya yang selalu menaati-Nya, maka apabila kita semua tidak bisa membalas kasih sayangnya dengan menaati segala perintahnya dan menjauhi larangannya, maka sesungguhnya kita tergolong sebagai manusia yang tidak tahu berbalas budi.

Proses beribadah umat muslim sangatlah ringan. Hanya 30 Menit sehari dari 24 Jam waktu kita hidup di dunia. Lima menit untuk shalat fardhu, dikali lima waktu shalat adalah 25 Menit. Dan membaca Al-Qur'an selama lima menit pula. Hanya 30 menit dari sehari waktu kita, tentu tidak merugikan bukan?

Mulailah niatkan dari hati yang paling dalam, bahwa mulai hari ini kita akan berusaha menjadi umat muslim yang taat kepada Allah SWT. Maka Allah SWT akan selalu mencurahkan kasih sayang-Nya kepada kita semua. Mudah-mudahan kita termasuk umat yang selalu dicintai oleh Allah SWT. Amiin.